Jumat, 30 Mei 2014

Tarian Timba Ikan Nasi

Setiap desa yang berada di pulau Maluku memilki sejarah dan budaya yang unik. Keunikan itu merupakan ciri khas dari suatu desa. Kalau di Rumakai terkenal dengan "air terjun yang indah", di Mamala terkenal dengan tradisi "pukul manyapu", di Haruku terkenal dengan "Ikan Lompa", sedangkan di desa Makariki kecamatan Amahai terkenal dengan "Ikan Nasi". Tradisi timba ikan nasi merupakan suatu keajaiban alam yang terjadi setiap bulan Mei, pada saat "Kenaikan Isa Almasih". Ikan nasi merupakan sejenis ikan puri tapi ukurannya sangat kecil seperti nasi. Beberapa hari sebelum tiba saatnya perayaan Kenaikan Isa Almasih, ikan yang hidup di air tawar yg bernama "Ikan Mol" akan turun ke air asin untuk bertelur di muara yang bernama muara Ruata, Aminahano dan Uruael. Telur yang di hasilkan ikan Mol sangat banyak tak terhitung jumlahnya. Ketika waktunya sudah tiba telur-telur itupun menetas & lahirlah ribuan bahkan jutaan ikan nasi. Ikan-ikan yang kecil ini hanya berenang di tengah muara. Hari yang di tunggu-tunggu pun tiba ketika orang-orang akan datang berbondong-bondong dengan peralatan yang di sediakan untuk menimba ikan nasi. 'Terjadilah tarian timba ikan nasi' Kesimpulan cerita : Bumi tempat kita berpijak di ciptakan Tuhan dengan segala keindahan & kekayaannya. Kekayaan alam dan budaya yang unik merupakan ciri khas dari daerah tempat kita di lahirkan dan di besarkan. Wujudkan rasa cinta terhadap budaya dengan menjaga, merawat & melestarikannya agar tidak punah oleh perkembangan zaman & teknologi sehingga dapat menjadi warisan untuk generasi2 yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar